Pendidikan Anak dalam Perspektif SEO

pendidikan anak dalam perspektif seo
Di awal saya membuat situs senyumanak.com ini, banyak hal yang saya pelajari. Mulai dari membeli domain, mengaktifkan domain yang saya beli, memilih CMS, server/hosting, animasi javascript, optimasi situs agar ringan dibuka, sampai Search Engine Optimization (SEO). Saya harus mempelajari itu semua sendiri. Karena selain saya ingin situs ini sempurna, saya juga tidak memiliki dana untuk menyewa para profesional untuk hal tersebut.

Dari keseluruhan ilmu baru yang saya pelajari, ada satu ilmu yang menurut saya unik, yaitu ilmu tentang Search Engine Optimization (SEO). Jika sahabat belum tahu apa itu SEO, sahabat bisa membuka google, atau mesin pencari lain (semisal yahoo, dll), kemudian sahabat ketikkan kata kunci (keywords) "Senyum Anak". Kemudian sahabat bisa melihat, bahwa situs Senyum Anak ini, menempati urutan pertama dalam hasil pencarian.

Kira-kira begitulah gambaran umum tentang SEO. Ilmu agar situs kita menempati urutan pertama dalam mesin pencari (search engine seperti google, yahoo, dsb), ketika orang lain mengetikkan kata kunci (keyword) untuk mencari informasi tertentu. Dan Alhamdulillah, ilmu SEO yang saya pelajari, menempatkan situs Senyum Anak ini di urutan pertama dari sekitar 12 juta halaman yang diindeks Google.

Oke, cukup narsisnya.. ^__^

Ada hal menarik dari ilmu SEO ini, yang hampir tidak saya dapatkan di ilmu-ilmu lain yang saya pelajari. Bahwa ilmu SEO ini sangat dinamis. Bahwa teknik SEO yang sekarang kita pelajari, tahun depan, bulan depan, bahkan minggu depan mungkin menjadi basi, tak terpakai lagi. Apalagi jika Google, Yahoo, dan mesin pencari lainnya melakukan perubahan algoritma/sistem dalam teknik indeksnya.

Tapi sedinamis apapun ilmu SEO, ada beberapa hal dasar yang tak berubah, dan menjadi patokan penting dalam mempelajari ilmu ini. Hal dasar inilah yang luput dipelajari oleh para pemula yang ingin mempelajari SEO. Persis seperti saya dulu, yang terlalu berfokus pada teknik-teknik instan SEO, dan melupakan hal dasar ini.

Disini saya tidak akan membahas tentang hal dasar terkait ilmu SEO. Di tengah arus informasi yang begitu deras ini, saya ingin menekankan bahwa kedinamisan ilmu, dan perkembangan yang begitu cepat, sekarang bukan lagi milik SEO saja. Seluruh ilmu mengalami perkembangan yang begitu cepat, termasuk dalam hal ini ilmu tentang pola asuh, tumbuh kembang, dan pendidikan anak.

Jika kita cermati, setiap hari pasti ada informasi baru terkait pola asuh, tumbuh kembang, dan pendidikan anak, yang diposting di internet. Bentuknya beragam, mulai dari tulisan, gambar, sampai video. Formatnya juga berbeda-beda, ada yang berbentuk tips dan trik, teori, cerita, berita, kombinasi, dan format kreatif lainnya. Dan yang paling memusingkan kita sebagai orang tua, ada beberapa informasi tersebut yang saling bertentangan, tips dan trik yang berbeda-beda, dan berita-berita yang tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang. Inilah fenomena yang mirip dengan ilmu dinamis SEO, ilmu dinamis parenting.

Maka, sebagaimana para master SEO menginvestasikan waktunya untuk belajar ilmu-ilmu dasar SEO, kita sebagai orang tua juga perlu menginvestasikan waktu kita untuk mempelajari ilmu-ilmu dasar terkait pola asuh, tumbuh kembang, dan pendidikan anak. Jangan terjebak dengan teknik-teknik parenting yang menawarkan cara instan menyelesaikan masalah pada anak, namun lalai mencari ilmu dasar terkait masalah-masalah pada anak tersebut. Jangan juga terjebak mempelajari tips dan trik parenting, namun malas membaca lebih dalam terkait kenapa tips dan trik tersebut bisa berfungsi atau tidak.

Semoga bisa dipahami.. ^__^

NB:
  1. Di tulisan lain, saya akan membahas terkait ilmu-ilmu dasar apa saja sih yang wajib kita pelajari sebagai orang tua.
  2. Menulis setelah sekian lama vakum itu ternyata mengasyikan. Mohon dimaafkan karena baru bisa berbagi lagi setelah sekian lama. Semoga bermanfaat.