Pendidikan Anak Islami, Modal untuk Berkumpul Bersama Keluarga di Surga

Pendidikan Anak Islami, Modal untuk Berkumpul Bersama Keluarga di Surga
Tadi aku bermimpi, bertemu dengan kakek dan bapakku yang sudah meninggal. Dalam mimpiku, aku sudah terlihat lebih tua dewasa, dan Farid anakku sudah beranjak remaja. Aku tak ingat detail mimpi tersebut, tapi yang pasti, aku terbangun dengan perasaan bahagia dan haru.

Aku jadi teringat cerita guruku. Bahwa di surga nanti, kita akan berkumpul dengan anak, bapak, kakek, kakek uyut, dan nenek moyang kita. Surga menurut guruku, mungkin bisa diibaratkan silaturahim ketika lebaran. Silaturahim akbar. Kita akan bersalaman dengan bapak kita, kemudian diperkenalkan oleh bapak kita kepada bapaknya (kakek kita). Kemudian kakek kita akan memperkenalkan kita kepada bapaknya (kakek uyut kita). Begitu seterusnya. Yang menjadi pertanyaanku saat itu adalah, "Itu jika kita semua masuk surga, jika tidak?"

Kita memang tidak bisa memastikan bapak, kakek, kakek uyut, dan nenek moyang kita masuk surga. Tapi kita bisa mengusahakan diri kita, anak kita, cucu kita, cicit kita, untuk masuk surga. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan mendidik dan mengupayakan pendidikan islami untuk diri kita, anak, cucu, dan cicit kita nantinya. Simpel khan? Tapi bukan berarti mudah loh.

Di tulisan ini saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang apa itu pendidikan anak islami, mengapa, dan bagaimana mendidik anak islami tersebut. Disini saya hanya ingin berbagi kebahagiaan dan rasa haru. Bahwa ketika nanti kita dikumpulkan bersama anak cucu kita, bapak, kakek, dan nenek moyang kita, nanti di surga, akan sangat membahagiakan, mengharukan.

Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian, benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal." (QS. 56: 49-50)

"Dan (ingatlah) akan hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat di siang hari, (di waktu itu) mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk." (QS. 10:45)